Blog

🚀 Kembangkan Jaringan dan Keahlian Anda: Rekrutmen Terbuka Mata Elang Law Firm & Partners

🚀 Kembangkan Jaringan dan Keahlian Anda: Rekrutmen Terbuka Mata Elang Law Firm & Partners

 


Dalam dunia hukum yang terus berkembang dan menuntut kecepatan serta keahlian spesifik, Mata Elang Law Firm & Partners telah memposisikan diri sebagai salah satu firma hukum terdepan dengan reputasi yang kuat, khususnya dalam penanganan kasus-kasus kompleks seperti Hukum Pidana Ekonomi, Sengketa Perdata, hingga Perlindungan Konsumen dalam isu-isu Jaminan Fidusia dan Kredit Macet. Kami bukan hanya sekadar firma hukum; kami adalah tim yang berintegritas, bertindak cepat (gerak cepat), dan berorientasi pada solusi terbaik, entah melalui litigasi maupun mediasi damai.


Wujudkan Visi Keadilan Anda Bersama Mata Elang Law Firm & Partners: Peluang Emas untuk Pengembangan Karir Hukum dan Penanganan Kasus Strategis 

Seiring dengan meningkatnya kepercayaan dari klien dan perluasan jangkauan layanan kami, Mata Elang Law Firm & Partners dengan bangga membuka kesempatan emas bagi rekan-rekan Advokat berlisensi dan Paralegal yang berdedikasi untuk bergabung dan tumbuh bersama kami. Ini adalah lowongan kerja advokat dan karir paralegal yang menawarkan lebih dari sekadar pekerjaan, melainkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam penegakan keadilan yang nyata.

 

I. Mengapa Bergabung dengan Mata Elang Law Firm & Partners?

Memilih tempat berkarir adalah keputusan strategis. Di Mata Elang Law Firm, kami menawarkan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan profesional dan personal Anda:

 

1. Keunggulan Penanganan Kasus Strategis

Anda akan terlibat langsung dalam penanganan kasus-kasus profil tinggi dan strategis, seperti penyelamatan aset fidusia dari penarikan paksa, negosiasi penghapusan denda kredit macet, hingga pendampingan hukum yang berhasil membebaskan calon tersangka dari jeratan UU ITE dan Penipuan Trading. Portofolio kasus kami sangat beragam dan menantang, memberikan Anda pengembangan karir hukum yang optimal.

 

2. Budaya Kerja Cepat dan Solutif

Kami menjunjung tinggi budaya kerja gerak cepat, berintegritas, dan selalu mencari solusi yang holistik (litigasi dan non-litigasi). Di bawah kepemimpinan Bayu Syamtalira, Pimpinan Firma, kami percaya bahwa tidak semua perkara harus berakhir di persidangan; perdamaian adalah solusi terbaik jika hasilnya memuaskan klien dan menjaga keharmonisan.

 

3. Komitmen terhadap Akses Keadilan (LBH Mata Elang)

Sebagai bagian dari komitmen sosial, Mata Elang Law Firm baru-baru ini meresmikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mata Elang. Rekan-rekan yang bergabung akan memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam program hukum pro bono dan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu, menegaskan peran Anda tidak hanya sebagai profesional hukum tetapi juga agen keadilan sosial.

 

4. Mentoring dan Pengembangan Profesional

Kami memastikan setiap anggota tim, dari paralegal hingga advokat senior, mendapatkan mentoring langsung dari pimpinan firma dan advokat berpengalaman. Kami mendukung penuh peningkatan keahlian melalui pelatihan, seminar, dan penguasaan materi hukum spesialis.

 

II. Posisi yang Dibuka: Mencari Advokat dan Paralegal Terbaik

Mata Elang Law Firm & Partners saat ini mencari talenta terbaik untuk mengisi posisi kunci yang akan mendukung ekspansi dan kualitas layanan kami:

 

A. Advokat (Litigasi dan Non-Litigasi)

Kami mencari Advokat muda yang telah memiliki pengalaman minimal 1 tahun di bidang hukum pidana dan/atau hukum perdata. Kandidat ideal adalah yang:

 

Memiliki Kartu Tanda Pengenal Advokat (KTA) dan Berita Acara Sumpah (BAS) yang sah.

 

Familiar dengan proses beracara di Pengadilan Negeri dan memiliki keterampilan negosiasi dan mediasi yang kuat.

 

Memiliki pemahaman yang baik tentang Hukum Pidana Ekonomi, UU ITE, atau Hukum Jaminan Fidusia.

 

Mampu menyusun dokumen hukum (gugatan, pledoi, somasi, perjanjian) dengan akurat dan persuasif.

 

B. Paralegal / Asisten Advokat

Kami mencari Paralegal yang memiliki dedikasi tinggi, sigap, dan perhatian terhadap detail. Peran ini sangat penting untuk mendukung operasional firma, seperti yang dicontohkan oleh peran aktif paralegal dalam penanganan kasus tanah longsor di Nyatnyono. Kandidat ideal adalah yang:

 

Memiliki latar belakang pendidikan hukum (lebih diutamakan).

 

Memiliki kemampuan riset hukum dan dokumentasi yang baik (termasuk Legal Drafting dasar).

 

Sangat proaktif, siap bergerak cepat untuk peninjauan lokasi (seperti di Semarang dan sekitarnya), dan menguasai tools teknologi.

 

Memiliki inisiatif tinggi dan etos kerja yang kuat.

 

III. Persyaratan Umum dan Cara Melamar Karir Hukum

Kami mengundang Anda yang memiliki integritas tinggi, dedikasi, dan semangat juang untuk menegakkan keadilan untuk segera mengajukan lamaran.

 

Persyaratan Umum:

 

Memiliki kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang sangat baik.

 

Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.

 

Bersedia bekerja dengan target dan tekanan yang ketat.

 

Berdomisili di wilayah Jawa Tengah atau bersedia ditempatkan di kantor pusat kami.

 

Memiliki komitmen terhadap etika profesi yang tinggi.

 

Proses Melamar: Kirimkan Curriculum Vitae (CV) terbaru Anda, surat lamaran yang menjelaskan mengapa Anda tertarik pada Mata Elang Law Firm, dan dokumen pendukung lainnya (seperti KTA/BAS untuk Advokat, Ijazah, atau portofolio kasus yang pernah ditangani) melalui email resmi kami (law@mataelang.org) dengan subjek: [POSISI DILAMAR] - Nama Lengkap Anda.

 

Ini adalah kesempatan Anda untuk bergabung dengan tim yang sedang naik daun, dipimpin oleh profesional yang berintegritas, dan berkomitmen untuk memberikan solusi hukum terbaik bagi klien. Jika Anda siap untuk tantangan, Mata Elang Law Firm & Partners adalah tempat yang tepat bagi Anda untuk mengembangkan karir hukum yang cemerlang.

 

Jangan lewatkan peluang karir ini. Kami menantikan kehadiran Anda untuk bersama-sama membuka pintu keadilan dan mengukir kisah sukses berikutnya.

Bebas dari Jeratan Hukum! Mata Elang Law Firm Selamatkan Klien dari Tuduhan Penipuan Trading & UU ITE - Mata Elang Law Firm & Partners

Bebas dari Jeratan Hukum! Mata Elang Law Firm Selamatkan Klien dari Tuduhan Penipuan Trading & UU ITE

 


Dunia perdagangan berjangka (trading) yang kompleks dan dinamis, seringkali menjadi arena yang rentan terhadap kesalahpahaman, salah tafsir, hingga potensi dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan, bahkan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ketika seseorang terjerat dalam lingkaran investigasi hukum sebagai calon tersangka, pendampingan hukum yang tepat, cepat, dan strategis adalah kunci utama untuk mempertahankan hak-haknya dan menghindari jeratan hukum yang tidak perlu.


Pendampingan Hukum dalam Pemeriksaan Perkara Perdagangan Berjangka dan Hukum Pidana Ekonomi  

Mata Elang Law Firm & Partners memiliki rekam jejak yang terbukti dalam menangani kasus-kasus pidana ekonomi yang rumit, termasuk yang berkaitan dengan trading dan UU ITE. Kisah sukses kami dalam membebaskan seorang klien dari status calon tersangka dalam dugaan penipuan trading adalah bukti nyata betapa pentingnya penguasaan materi hukum yang mendalam dan strategi pendampingan yang jitu. Kasus ini langsung ditangani oleh Pimpinan Mata Elang Law Firm & Partners sekaligus Ketua Lembaga Bantuan Hukum Mata Elang, menunjukkan komitmen penuh firma terhadap perlindungan klien.

 

I. Kompleksitas Kasus: Dugaan Tindak Pidana Penipuan Trading dan UU ITE

Klien kami dihadapkan pada situasi yang sangat serius: dilaporkan sebagai pelaku atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan (Pasal 378/372 KUHP) serta dugaan tindak pidana pelanggaran UU ITE (misalnya, Pasal 28 ayat 1 atau 45A UU ITE terkait berita bohong atau menyesatkan) dalam konteks aktivitas bisnis perdagangan berjangka (trading).

 

Kasus-kasus seperti ini memiliki kompleksitas tersendiri karena melibatkan:

 

Hukum Pidana Umum 

Unsur-unsur penipuan (niat jahat, janji palsu, kerugian) dan penggelapan (menguasai barang milik orang lain secara melawan hukum).

 

Hukum Perdagangan Berjangka 

Regulasi Bappebti, mekanisme pasar, risiko investasi, dan perbedaan antara scam dengan kerugian investasi murni.

 

Hukum UU ITE 

Penggunaan sarana elektronik (internet, aplikasi trading, media sosial) dalam komunikasi dan transaksi, serta potensi penyebaran informasi yang dianggap menyesatkan.

 

Tanpa professional yang memahami ketiga pilar hukum ini secara komprehensif, seorang calon tersangka sangat rentan terhadap interpretasi hukum yang keliru dan jeratan pasal-pasal yang tidak relevan.

 

II. Peran Krusial Pendampingan Hukum Sejak Awal Proses Pemeriksaan

Ketika seseorang ditetapkan sebagai terlapor atau dimintai keterangan dalam kapasitas tersebut, fase pemeriksaan kepolisian (penyelidikan/penyidikan) adalah momen paling krusial. Pernyataan yang salah atau tidak tepat dapat berakibat fatal di kemudian hari. Inilah mengapa pendampingan hukum sejak dini oleh advokat profesional adalah mutlak diperlukan.

 

Pimpinan Mata Elang Law Firm & Partners, Bayu Syamtalira, dengan pengalaman panjangnya dalam hukum pidana ekonomi, segera bergerak cepat setelah menerima kepercayaan dari klien. Pendampingan ini meliputi:

 

Persiapan Pemeriksaan 

Memberikan edukasi kepada klien tentang hak-haknya sebagai calon tersangka, termasuk hak untuk diam, hak didampingi penasihat hukum, dan hak untuk tidak memberatkan diri sendiri.

 

Analisis Dokumen  

Mempelajari secara detail semua dokumen terkait kasus, termasuk riwayat trading, komunikasi elektronik, dan laporan polisi.

 

Penyusunan Strategi Pembelaan 

Merumuskan alur argumentasi yang kuat untuk membuktikan bahwa klien tidak memiliki niat jahat untuk melakukan penipuan atau penggelapan, dan bahwa tindakan klien tidak memenuhi unsur pidana UU ITE.

 

III. Strategi Pendampingan: Penguasaan Materi Hukum Bursa Berjangka dan Metode Pendampingan yang Tepat

Keberhasilan Mata Elang Law Firm & Partners dalam kasus ini terletak pada dua pilar utama:

 

A. Penguasaan Materi dan Hukum Seputar Bursa Berjangka (Trading)

Bayu Syamtalira dan tim tidak hanya memahami hukum pidana secara umum, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem perdagangan di bursa berjangka:

 

Mekanisme Trading 

Membedakan antara aktivitas trading yang sah dan scam investasi.

 

Risiko Investasi 

Menjelaskan bahwa trading melibatkan risiko tinggi dan kerugian adalah bagian inheren dari investasi, bukan serta-merta indikasi penipuan.

 

Regulasi Bappebti 

Memastikan apakah platform trading atau aktivitas klien berada di bawah yurisdiksi dan regulasi yang benar.

 

Perbedaan Wanprestasi dan Pidana 

Menjelaskan bahwa sengketa kerugian dalam trading seringkali merupakan masalah wanprestasi perdata, bukan tindak pidana penipuan, kecuali ada unsur niat jahat yang terbukti.

 

Dengan pemahaman ini, tim kami mampu membongkar argumen pelapor yang mencampuradukkan kerugian investasi dengan niat jahat. Kami dapat menunjukkan kepada penyidik perbedaan krusial antara risiko bisnis dan perbuatan melawan hukum pidana.

 

B. Metode dan Strategi Pendampingan Hukum yang Tepat

Dalam setiap tahapan pemeriksaan, Mata Elang Law Firm memastikan hak-hak klien terjaga:

 

Pendampingan Aktif 

Selalu hadir mendampingi klien selama proses pemeriksaan, memastikan pertanyaan penyidik relevan dan tidak menjebak.

 

Koreksi Keterangan 

Memastikan setiap keterangan yang diberikan klien akurat, jelas, dan tidak multitafsir, serta sesuai dengan fakta dan dasar hukum.

 

Pengajuan Bukti dan Keterangan Ahli 

Jika diperlukan, kami mengajukan bukti-bukti tambahan yang meringankan klien atau mengusulkan keterangan ahli di bidang perdagangan berjangka atau hukum pidana ekonomi untuk memperjelas duduk perkara.

 

Argumentasi Hukum Kuat 

Menyampaikan argumentasi hukum yang solid kepada penyidik, menjelaskan mengapa tindakan klien tidak memenuhi unsur-unsur tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan serta UU ITE.

 

IV. Hasil Gemilang: Terbebas dari Jeratan Hukum

Berkat metode dan strategi pendampingan hukum yang tepat, serta penguasaan materi dan hukum seputar bursa berjangka, Mata Elang Law Firm & Partners berhasil memperjuangkan hak-hak hukum calon tersangka untuk membela dirinya sendiri.

 

Setelah serangkaian pemeriksaan dan argumentasi hukum yang kuat dari tim kami, penyidik akhirnya menyimpulkan bahwa tidak cukup bukti untuk menaikkan status klien dari calon tersangka menjadi tersangka. Klien kami akhirnya terbebas dari jeratan hukum dan tidak perlu lagi khawatir akan ancaman pidana penipuan trading atau UU ITE. Ini adalah kemenangan besar bagi keadilan dan perlindungan hak-hak individu.

 

V. Mata Elang Law Firm: Mitra Anda dalam Kasus Hukum Pidana Ekonomi dan UU ITE

Kasus ini kembali menegaskan mengapa Mata Elang Law Firm & Partners adalah pilihan tepat bagi Anda yang menghadapi masalah hukum, khususnya yang kompleks seperti hukum pidana ekonomi, UU ITE, dan sengketa trading. Penguasaan materi yang mendalam dan strategi pendampingan yang efektif adalah kunci untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

Jika Anda atau kerabat Anda terjerat dalam dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, atau pelanggaran UU ITE, terutama dalam konteks perdagangan berjangka atau investasi, jangan ragu untuk segera mencari pendampingan hukum dari advokat profesional. Hubungi Mata Elang Law Firm & Partners. Kami siap membela hak-hak Anda dan memperjuangkan kebebasan Anda dengan keahlian dan integritas penuh. Jangan biarkan ketidaktahuan hukum menjebak Anda dalam masalah yang lebih besar.

Mata Elang Law Firm Selamatkan Jaminan Fidusia dari Perampasan di Jalan Raya Bandungan - Mata Elang Law Firm & Partners

Mata Elang Law Firm Selamatkan Jaminan Fidusia dari Perampasan di Jalan Raya Bandungan



Gerak Cepat Mata Elang Law Firm & Partners Melawan Begal Berkedok Debt Collector 

Jaminan Fidusia pada kredit kendaraan bermotor (baik mobil maupun motor) seringkali menjadi pangkal masalah ketika debitur mengalami kesulitan pembayaran. Alih-alih menempuh jalur hukum yang benar, banyak perusahaan pembiayaan atau leasing menggunakan jasa penagih utang pihak ketiga – yang populer disebut mata elang atau matel – untuk melakukan penarikan paksa atau perampasan unit di jalan raya. Tindakan ini jelas-jelas melanggar hukum, meresahkan masyarakat, dan berpotensi menjadi tindak pidana perampasan.

 

Mata Elang Law Firm & Partners menegaskan sikap: "kami berdiri di garis depan melawan praktik ilegal ini". Kisah penyelamatan aset klien kami di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang, menjadi bukti nyata komitmen kami untuk memastikan perlindungan konsumen dan menegakkan Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Jaminan Fidusia. Kami menyebut oknum-oknum yang melakukan penarikan paksa di jalan ini sebagai begal berkedok debt collector karena metode yang mereka gunakan identik dengan kekerasan dan intimidasi.

 

I. Ancaman Nyata di Jalan Raya: Fenomena Penarikan Paksa Jaminan Fidusia

Jaminan Fidusia adalah penyerahan hak kepemilikan atas suatu benda (misalnya kendaraan) secara kepercayaan, di mana benda tersebut tetap berada dalam penguasaan debitur (konsumen). Dalam kasus kredit macet, perusahaan pembiayaan memiliki hak eksekusi fidusia. Namun, hukum telah mengatur batasan yang sangat jelas mengenai bagaimana eksekusi tersebut boleh dilakukan.

 

Sayangnya, praktik di lapangan jauh dari ideal. Banyak oknum debt collector atau mata elang beroperasi di jalan raya, melakukan:

 

Penghentian Paksa 

Menghentikan kendaraan debitur secara tiba-tiba dan intimidatif.

 

Perampasan  

Merampas kunci, STNK, dan unit kendaraan.

 

Intimidasi 

Melakukan ancaman fisik atau verbal untuk memaksa penyerahan unit.

 

Tindakan penarikan paksa ini adalah pelanggaran serius terhadap hak sipil konsumen dan bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi.

 

II. Dasar Hukum Perlindungan Konsumen: Putusan Mahkamah Konstitusi Jaminan Fidusia

Kunci dari pertarungan melawan penarikan paksa ilegal terletak pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 18/PUU-XVII/2019. Putusan bersejarah ini mengubah secara fundamental cara eksekusi Jaminan Fidusia:

 

Eksekusi Tanpa Sertifikat Fidusia Harus Melalui Pengadilan 

Putusan MK menyatakan bahwa perusahaan pembiayaan tidak boleh melakukan eksekusi Jaminan Fidusia secara sepihak (parate eksekusi) jika tidak ada kesepakatan mengenai cidera janji (wanprestasi) antara kreditur dan debitur.

 

Jalur Hukum Wajib 

Jika debitur menolak atau tidak mengakui telah terjadi wanprestasi, eksekusi harus dilakukan melalui putusan/penetapan pengadilan.

 

Ancaman Pidana 

Pengambilan unit secara paksa, tanpa Putusan Pengadilan atau tanpa itikad baik dan kesepakatan dari debitur, dapat dikategorikan sebagai Tindak Pidana Perampasan (Pasal 368 KUHP) dan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

 

Inilah perisai hukum yang digunakan Mata Elang Law Firm untuk melindungi setiap klien.

 

III. Aksi Cepat di Bandungan: Penyelamatan Aset oleh Mata Elang Law Firm

Komitmen Mata Elang Law Firm & Partners diuji secara nyata ketika Pimpinannya, Bayu Syamtalira menerima telepon darurat dari seorang klien di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang. Klien tersebut melaporkan bahwa kendaraannya hendak dirampas secara paksa oleh sekelompok oknum mata elang (debt collector) di tengah jalan.

 

Respons Cepat 

Tanpa membuang waktu, Bayu Syamtalira bersama Tim Hukum Mata Elang Law Firm segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kecepatan respons di lokasi adalah kunci, karena tindakan ilegal penarikan paksa seringkali dilakukan secara kilat.

 

Intervensi Hukum di Lokasi 

Setibanya di lokasi, Tim Hukum Mata Elang Law Firm langsung melakukan intervensi, mengedepankan dasar hukum (Putusan MK) dan menegaskan bahwa tindakan perampasan tersebut adalah pelanggaran hukum. Kehadiran advokat berlisensi secara langsung seringkali efektif membuat oknum debt collector mengurungkan niatnya.

 

Penyelamatan Aset 

Berkat aksi cepat tersebut, aset jaminan fidusia berupa kendaraan berhasil diselamatkan dari upaya perampasan paksa dan langsung diserahkan kembali ke klien di lokasi.

 

Tindak Lanjut Laporan Pidana 

Peristiwa intimidasi dan upaya perampasan tersebut sudah dilaporkan ke Polres Semarang sebagai tindak lanjut hukum, menegaskan bahwa praktik penarikan paksa adalah kasus kriminal dan harus ditindak secara pidana.

 

Keberhasilan ini membuktikan bahwa Mata Elang Law Firm tidak hanya mahir di meja pengadilan, tetapi juga sigap dalam pendampingan hukum dan perlindungan aset klien di lapangan.

Program Pendampingan Hukum Objek Jaminan Fidusia - Mata Elang Law Firm & Partners

IV. Program Pendampingan Hukum Jaminan Fidusia Mata Elang Law Firm

Menyadari bahwa fenomena begal berkedok debt collector ini merajalela, Mata Elang Law Firm & Partners meluncurkan program Pendampingan Hukum khusus bagi klien yang sedang bermasalah dengan kredit kendaraan bermotor dan terancam penarikan paksa unit jaminan fidusianya.

 

Program ini dirancang untuk:

 

Edukasi Hak Klien 

Memberikan pemahaman komprehensif kepada klien mengenai hak-hak mereka sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Jaminan Fidusia.

 

Intervensi Cepat 24 Jam 

Menyediakan bantuan dan intervensi cepat jika terjadi upaya penarikan paksa di jalan raya, seperti yang terjadi di Bandungan.

 

Negosiasi Tuntas 

Mendampingi klien dalam negosiasi restrukturisasi kredit, atau penyelesaian pelunasan (seperti studi kasus sebelumnya yang berhasil menghapus bunga dan denda).

 

Litigasi di Pengadilan 

Mewakili klien mengajukan gugatan jika leasing atau perusahaan pembiayaan tetap bersikeras melakukan eksekusi tanpa melalui prosedur pengadilan yang sah, atau mengajukan laporan pidana terhadap oknum debt collector yang melakukan intimidasi/perampasan.

 

Bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum terkait aset jaminan fidusianya, baik motor maupun mobil yang sedang bermasalah dengan kredit, sangat penting untuk menggunakan jasa Kantor Hukum yang memahami seluk beluk Hukum Fidusia dan hukum pidana terkait perampasan.

 

Mata Elang Law Firm & Partners adalah mitra terpercaya Anda, memastikan aset Anda aman dan hak-hak Anda sebagai konsumen terlindungi secara maksimal, sesuai dengan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi. Jangan biarkan ancaman debt collector ilegal merenggut aset Anda di jalan raya. Hubungi kami untuk mendapatkan perlindungan hukum terbaik. 

Strategi Hukum Mata Elang Law Firm Hapus 100% Bunga & Denda Kredit Macet Yang Sudah Berlarut-larut - Mata Elang Law Firm & Partners

Strategi Hukum Mata Elang Law Firm Hapus 100% Bunga & Denda Kredit Macet Yang Sudah Berlarut-larut



Kunci Kemenangan Mata Elang Law Firm & Partners: Mendalilkan Batalnya Pengikatan Jaminan 


 

Masalah kredit macet adalah mimpi buruk finansial yang dapat menghantui seseorang bertahun-tahun. Kasus ini seringkali diperparah dengan akumulasi bunga dan denda yang tak terkendali, membuat sisa tunggakan hutang pokok menjadi beban yang mustahil dipikul. Mata Elang Law Firm & Partners membuktikan bahwa bahkan kasus kredit macet yang sudah berlarut-larut sejak tahun 2019 dapat diselesaikan dengan cepat dan memberikan hasil yang sangat memuaskan klien, asalkan ditangani dengan strategi hukum yang tepat dan tajam.

 

Di awal tahun 2024, kami mendapat kepercayaan untuk menangani kasus sengketa hutang piutang yang melibatkan klien dengan salah satu lembaga perbankan. Setelah bernegosiasi alot, tim kami berhasil mencapai kesepakatan luar biasa: penghapusan seluruh bunga dan denda 100%. Klien kami hanya diwajibkan membayar hutang pokok yang tersisa saja. Keberhasilan ini bukan sekadar negosiasi belaka, melainkan kemenangan strategi hukum yang mendalam dan didukung oleh dasar hukum yang kuat, khususnya terkait agunan tidak sah atas nama anak di bawah umur.

 

I. Analisis Awal: Mengurai Benang Kusut Kredit Macet Sejak 2019

Ketika Mata Elang Law Firm mengambil alih kasus ini, permasalahan kredit macet tersebut sudah berjalan lebih dari empat tahun, menjebak klien dalam lingkaran stres dan ancaman penagihan. Langkah pertama kami adalah melakukan audit hukum menyeluruh terhadap perjanjian kredit, riwayat pembayaran, dan, yang paling krusial, dokumen jaminan atau agunan.

 

Pimpinan Mata Elang Law Firm & Partners, Bayu Syamtalira, bersama J.H. Amora, S.H., menemukan satu celah hukum yang sangat signifikan dan jarang disadari oleh nasabah maupun bank: jaminan kredit yang digunakan adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama anak di bawah umur.

 

Menurut Hukum Jaminan dan Hukum Perdata Indonesia, pengikatan agunan yang melibatkan harta milik anak di bawah umur (diwakili oleh orang tua/wali) harus tunduk pada persyaratan mutlak: persetujuan dan penetapan dari Hakim Pengadilan Negeri. Jika pengikatan hak tanggungan atau fidusia dilakukan tanpa penetapan hakim, pengikatan tersebut secara hukum dapat dianggap cacat hukum atau batal demi hukum.

 

II. Strategi Hukum Cerdas: Mendalilkan Jaminan Batal Demi Hukum

Dasar dalil hukum yang kuat inilah yang menjadi senjata utama tim Mata Elang Law Firm dalam negosiasi dan mediasi dengan pihak bank. Argumentasi hukum kami dibangun di atas dua pilar utama:

 

A. Kecakapan Hukum dan Perwalian (Pasal 330 KUHPerdata)

Kami menegaskan bahwa anak di bawah umur dianggap tidak cakap bertindak di mata hukum. Meskipun diwakili orang tua, harta kekayaan anak di bawah umur berada di bawah pengawasan hukum demi perlindungan kepentingan anak itu sendiri. Oleh karena itu, semua perbuatan hukum yang berkaitan dengan pemindahtanganan (termasuk menjadikan jaminan) harus mendapatkan izin khusus dari lembaga pengawas, yaitu Pengadilan Negeri.

 

B. Kekuatan Pembatalan Agunan

Kami mendalilkan secara tegas bahwa karena pengikatan agunan dilakukan tanpa Penetapan Hakim Pengadilan Negeri, maka proses pengikatan Hak Tanggungan tersebut tidak memenuhi syarat objektif perjanjian dan karenanya batal demi hukum.

 

Logika ini memiliki dampak ganda dalam negosiasi kredit macet:

 

Ancaman Gugatan Perdata 

Jika pihak bank memaksa proses lelang (eksekusi), klien kami memiliki dasar hukum yang sangat kuat untuk mengajukan Gugatan Perdata ke Pengadilan Negeri menuntut pembatalan pengikatan jaminan tersebut.

 

Hilangnya Keuntungan Bank 

Bank akan kehilangan perlindungan jaminan utama mereka. Proses lelang yang panjang dan berisiko pembatalan di pengadilan jauh lebih merugikan bank daripada menerima pelunasan hutang pokok klien.

 

III. Negosiasi dan Mediasi Mata Elang Law Firm: Kemenangan 100% Penghapusan Bunga dan Denda

Mediasi yang dipimpin langsung oleh Bayu Syamtalira dan J.H. Amora, S.H. berlangsung cukup alot. Pihak bank, yang awalnya bersikeras menagih seluruh tunggakan termasuk bunga dan denda selama empat tahun, akhirnya berada di posisi sulit setelah tim kami memaparkan dasar hukum penetapan hakim dan potensi gugatan pembatalan agunan.

 

Setelah serangkaian pertemuan dan pertukaran dokumen hukum, tim Mata Elang Law Firm berhasil mencapai kesepakatan fantastis:

 

Penghapusan Denda 100% 

Seluruh denda keterlambatan pembayaran selama bertahun-tahun dihapuskan.

 

Penghapusan Bunga 100% 

Seluruh bunga yang telah berjalan dan bunga yang belum jatuh tempo dihapuskan.

 

Kewajiban Klien 

Klien hanya diwajibkan melunasi sisa hutang pokok yang murni tanpa tambahan biaya apa pun.

 

Penyelesaian ini bukan hanya mengakhiri penderitaan klien dari kredit macet yang berlarut-larut, tetapi juga memberikan penghematan finansial yang signifikan, memungkinkan klien mendapatkan kembali sertifikat jaminan mereka tanpa melalui proses lelang yang traumatis.

 

IV. Pelajaran Hukum: Perlindungan Hukum dan Pentingnya Pengalaman Dalam Menyelesaikan Sengketa

Kasus ini menjadi portofolio emas bagi Mata Elang Law Firm & Partners dan memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat serta lembaga perbankan mengenai Hukum Jaminan dan perlindungan hak anak di bawah umur.

 

Semua yang berhubungan dengan kepemilikan tanah atas nama anak di bawah umur harus mendapatkan persetujuan dari Hakim Pengadilan Negeri untuk penggunaannya, baik itu penjualan, pengalihan, maupun dijadikan jaminan. Tanpa prosedur ini, pengikatan agunan adalah batal demi hukum, sebuah celah krusial yang harus diwaspadai oleh setiap debitur kredit macet dan ditindaklanjuti secara profesional oleh advokat spesialis sengketa bank.

 

Keberhasilan ini sekali lagi menegaskan kelebihan Mata Elang Law Firm di bawah kepemimpinan Bayu Samtalira, seorang seniman pertempuran hukum. Keahliannya bukan hanya bernegosiasi, tetapi menyusun strategi dan mendalilkan argumentasi hukum spesifik yang membuat posisi tawar klien menjadi sangat kuat. Jika Anda menghadapi masalah sengketa hutang piutang atau kredit macet yang membelit, jangan pernah menyerah pada bunga dan denda yang tidak wajar. Hubungi Mata Elang Law Firm & Partners untuk menemukan solusi hukum yang cerdas dan mengakhiri masalah finansial Anda dengan tuntas. 

Instagram

Mata Elang Law Firm & Partners | Designed by Oddthemes | Distributed by Gooyaabi